Kamis, 30 Oktober 2014

FUNGSI STRING



 Berikut akan saya jelaskan beberapa fungsi STRING. tapi berhubung saya adalah mahasiswa di unisbank semarang jadi contohnya adalah nama kampus saya.





  1. Fungsi LENGTH/CHAR_LENGTH
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter dalam sebuah data.
Sintak perintah ini adalah :
LENGTH(str)
Contoh :
Select Length(‘Unisbank’);                              Hasilnya : 8
Select length(‘Unisbank Semarang’);              Hasilnya : 17
Select nama.length(nama) from mahasiswa;

  1. Fungsi LEFT
Fungsi ini digunaka untuk mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri sebuah string. Sintak perintahnya adalah :
LEFT(string,n)   , dimana n adalah jumlah karakter yang akan diambil.
Contoh :
Select Left(‘Unisbank’,3);                                Hasilnya : Uni
Select Left(‘Selamat’,4);                                  Hasilnya : Sela
Select Left(nama,4) from mahasiswa;

  1. Fungsi RIGHT
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah kaakter dari sebelah kanan dalam sebuah data string. Sintak perintahnya adalah :
RIGHT(string,n)    , dimana n adalah jumlah karakter yang akan diambil.
Contoh :
Select RIGHT(‘Unisbank’,4);                           Hasilnya : bank
Select RIGHT(‘Kargo Indonesia’,12);             Hasilnya : go Indonesia
Select RIGHT(nama,3)from mahasiswa;

  1. Fungsi MID
Fungsi MID ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu posisi tertentu ( awal string = 1). Sinta perintahnya adalah :
MID(string, m, n)    , dimana m adalah posisi dimana dimulai pengambilan karakter dan n adalah jumlah karakter yang diambil.
Select MID(‘Unisbank’,3,4);                           Hasilnya : isba
Select MID(‘Kargo Indonesia’,4,5);                Hasilnya : go in
Select nama.mid(nama,2,3) from mahasiswa;

  1. Fungsi LOWER
Fungsi ini digunakan untuk mengubah huruf besar menjadi huruf kecil dalam sebuah string. Sintak perintahnya adalah :
LOWER(string)
Contoh :
Select LOWER(‘UNISBANK’);                         Hasilnya : unisbank
Select LOWER(‘KARGO INDONESIA’);          Hasilnya : kargo Indonesia
  1. Fungsi UPPER
Fungsi ini digunakan untuk mengubah huruf kecil menjadi huruf besar dalam sebuah string. Sintak perintahnya adalah :
UPPER(string)
Contoh :
Select UPPER(‘unisbank’);                              Hasilnya :UNISBANK
Select UPPER(‘kargo indonesia’);                  Hasilnya : KARGO INDONESIA

  1. Fungsi CONCAT
Fungsi ini digunakan untuk menggabungkan sejumlah string menjadi suatu kalimat atau rentetan string. Sintak perintahnya adalah :
CONCAT(string1,string2,…..,stringN)
Contoh :
Select CONCAT(’Unisbank’,’Semarang’);
Select CONCAT(‘Unisbank’,’+++’,’Semarang’,’----‘,’Jaya’);
Hasilnya :
Unisbank Semarang
Unisbank +++ Semarang----Jaya

  1. Fungsi TRIM
Fungsi ini digunakan untuk menghilangkan karakter tertentu dari awal menggunkan LEADING. TRAILING berarti mencari di akhir. BOTH berarti di awal dan diakhir.  Defaultnya adalah BOTH.
Sintak perintahnya adalah :
TRIM([BOTH | LEADING | TRAILING] [karakter] FROM string)
Contoh :
SELECT TRIM(‘  bar   ‘);                                                      Hasilnya : bar
SELECT TRIM(LEADING ‘x’ FROM ‘xxxbarxxx’);               Hasilnya :barxxx
SELECTTRIM(BOTH ‘x’ FROM ‘xxxbarxxx’);                      Hasilnya :bar
SELECTTRIM(TRAILING ‘xyz’ FROM ‘barxxyz’);                Hasilnya : barx
Untuk fungsi trim, atau yang berkaitan dengan menghilangkan atau membuang spasi kosong dapat digunakan juga perintah yang sejenis yaitu berupa :

a.       Fungsi LTRIM(string)
Fungsi ini digunakan untuk menghilangkan spasi kosong yang ada disebelah kiri (depan) string.
Contoh :
Select LTRIM(’Unisbank Semarang’);
Select CONCAT(‘Unisbank ‘,LTRIM(‘Semarang’));
Hasilnya :
Unisbank Semarang
Unisbank Semarang

b.      Fungsi RTRIM(string)
Fungsi ini digunakan untuk menghilangkan spasi kosong yang ada disebelah kanan(belakang) string.
unContoh :
Select RTRIM(’Unisbank Semarang ’);
Select CONCAT(RTRIM(’Unisbank          ’), ’        Semarang’);
Hasilnya :
Unisbank Semarang
Unisbank Semarang

Senin, 29 September 2014

ARSITEKTUR WEB



Arsitektur  Web  Dan Aplikasinya
       Arsitektur menurut bahasa adalah cara atau ilmu untuk membuat dan mendesain suatu karya agar karya tersebut bisa menjadi lebih bagus dan memiliki suatu nilai estetika.
       S
edangkan Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman ( hyperlink ).
Website arsitektur memiliki potensi untuk menjadi istilah yang digunakan untuk disiplin intelektual mengatur konten website. 
Arsitektur Web Dibagi Menjadi 2 Yaitu:
  1.  Arsitektur Dari  SOA
       SOA adalah pendekatan architecture terbaru yang berkaitan dengan integrasi, pengembangan, dan pemeliharaan Sistem Informasi perusahaan yang kompleks. SOA bukanlah sebuah arsitektur baru yang radikal, melainkan evolusi yang terkenal akan arsitektur terdistribusi dan metode integrasi. SOA mendefinisikan konsep, arsitektur, dan kerangka kerja proses, untuk mengaktifkan efisien biaya pengembangan, integrasi, dan pemeliharaan sistem informasi melalui pengurangan kompleksitas, dan stimulasi akan integrasi dan bisa digunakan kembali. SOA adalah pendekatan untuk mendesign software yang meleburkan aplikasi bisnis kedalam pembagian ‘services’ yang dapat digunakan secara bebas oleh aplikasi-aplikasi dimana aplikasi tsb merupakan 1 bagian dan computing platforms dimana mereka berjalan.

Keuntungan SOA yang dihadirkan bervariasi, yaitu:
* Akselerasi proses bisnis
* Ekstensi kemampuan mengkolaborasikan bagian dalam dan luar bisnis
* Fleksibelitas dan efisiensi
* Inovasi
* Penggalan laporan TI, kekurangan dan resikonya
* Pemakaian ulang fungsi dan interface   
* Reduksi kompleksitas
* Reduksi biaya
* Menjaga ketentraman kompetisi global

Dalam hal ini service mempunyai beberapakarakteristik :
       -Logical view, service yang dilihat dari level operasi bisnis yang diidentifikasi sebagaiinterface yang independen-Message orientation, Sebuah service yangberhubungan dengan client yang bertukarmessage.
      -Discription Orientation, Servive yangdidekripsikan sebagai mesin pengolahmetadata.
      -Network Orientation, Service dituntut untukdipakai di dalam jaringan. Hal ini menenkankann pada kebutuhan service yang secara otomatis serta mudah ditemukan
Platform neutrality, Pesan disampaikan melalui interface yang menggunakan platform netral (multi platform) dan format data yang standart seperti XML.

     
  2.      Arsitektur Codelgniter
        CodeIgniter adalah sebuah framework yang menerapkan konsep Model-View-Controller (MVC) sebagai pola didalam mengembangkan aplikasi berbasis PHP. Dengan pola MVC ini memungkinkan developer untuk mengorganisir file-file untuk membangun aplikasi.
CodeIgniter berisi banyak sekali instant library yang memudahkan seorang programmer PHP didalam membangun aplikasi sehingga walaupun aplikasinya besar, seorang programmer tidak perlu mendefinisikan library-library tersebut dari awal. Sebagai contoh jika kita ingin membuat sebuah fungsi database untuk memunculkan list data dari sebuah table dengan query ‘SELECT’, maka kita hanya tinggal memanggil library yang sudah disediakan dan selebihnya akan dikerjakan oleh CodeIgniter.

  Bagian dari Arsitektur Web :
 1. Hypertext Transfer Protocol ( HTTP )
 2. WWW ( World Wide Web )
 3. URL ( Universal Resource Locator )
 4. XML ( Extensible Markup Language )
 5. JavaScrip
 6 AJAX.